Wednesday, April 29, 2009

KEMARIN, SORE DAN ESOK

Kemarin, sore dan Esok

Sore itu, ada hujan yang tidak sekedar gerimis,
Ada kita yang memandangi langit menangis.
Ada kegamangan menatap kekalutan yang tak kunjung habis
Sore itu kita simpulkan semua kegundahan habis terkikis
Kita jadikan nestapa jujur bertutur
Menjadi keputusan yang mengharu biru

Kemarin adalah keindahan yang terlewatkan
Adalah kekacauan menelaah kejujuran
Adalah hari-hari berharga yang terlupakan
Esok adalah tanda Tanya yang tiada jawaban
Adalah gambaran gelap yang menakutkan
Membuat kita menyerah dan terdiam

Sore itu air hujan menumpuk tak kering hingga pagi
Air kita perdebatkan, sapu atau biar ia pergi sendiri
Air menjadi siraman yang hadirkan kesejukan sesaatnya mati
Kita melupakan indahnya sore ini
Hanya karena esok adalah kegelapan perbincangan sakit hati
Kita abaikan lalu berterima kasih atas hari ini
Karena air hujan kembali akan turun di sore nanti
Yang mungkin tak kunjug mengering bagaikan sakit di dalam hati

1 comment:

  1. he he he.. pejon eke cintaaa kale ma hujan.. rindu dengan baunya tanahnya, rindu gemericiknya, rindu bunyi genteng tertimpa air hujan.. hmmm... damaiii...

    ReplyDelete

WELCOME TO Crystal Blog THANKS for Your COMING

HAVE FUN